Beranda > PHP > Sekilas tentang RSS

Sekilas tentang RSS

RSS, atau lazim dikenal dengan Rich Site Summary ( kemudian disebut juga Really Simple Syndication), sebenarnya merupakan sebuah format berbasis XML yang digunakan untuk mendistribusikan content dan informasi dari sebuah website blog, berita, atau bahkan postcast (fi le media yang khusus didistribusikan via web). Apakah kegunaan RSS?Bayangkan anda memiliki beberapa website favorit yang menyediakan informasi khusus, misalnya mengenai resep masakan, kesehatan, olah raga, cerita, foto, dan lain sebagainya. Tanpa RSS, jika Anda ingin mendapatkan berita terbaru, Anda harus pergi ke masing-masing website tersebut untuk melihat apakah terdapat informasi terkini. Dapat dibayangkan jika setiap hari Anda harus mengunjungi website-website tersebut, yang mungkin juga jumlahnya setiap hari semakin banyak, seiring dengan kegia tan Anda surfi ng, dan menemukan websitewebsite baru yang menarik. Apalagi, saat Anda mengunjungi sebuah website dan ternyata Anda harus kecewa, karena berita pada website tersebut masih seperti yang Anda lihat terakhir kali atau belum di-update. RSS mengatasi permasalahan di atas, karena informasi-informasi tersebut yang akan datang kepada Anda, dapat Anda lihat melalui aplikasi dekstop yang khusus disediakan untuk keperluan tersebut (disebut dengan aplikasi RSS Feed Reader), atau RSS Feed Reader berbasis web, seperti Google Reader. Tentunya dari sisi developer website, harus menyediakan fi tur RSS dan meng-update berita terbaru pada website-nya, sehingga RSS Feed Reader dapat menampilkan perubahan content pada pengguna. Dalam hal ini, mungkin Anda melihat kemiripannya dengan newsletter yang dikirimkan melalui e-mail. Walaupun demikian, terdapat perbedaan nyata. Jika newsletter mengharuskan Anda untuk melakukan subscribe dan memasukkan alamat e-mail Anda, RSS tidak memerlukannya.

RSS Feed Reader

Anda yang ingin mendapatkan update berita dari website yang memiliki fi tur RSS, memerlukan suatu aplikasi untuk menampung content tersebut. Aplikasi ini dinamakan RSS Feed Reader atau disebut juga News Aggregator. Seperti telah disinggung sedikit di atas, RSS Feed Reader mengizinkan Anda untuk mengambil RSS feed dari berbagai website, dan menampilkannya untuk Anda baca, tanpa Anda perlu mengunjungi websitewebsite tersebut. Aplikasi RSS Feed Reader terbagi atas dua jenis, yaitu aplikasi desktop dan aplikasi web. Untuk aplikasi desktop, Anda harus men-download dan menginstalnya di dalam komputer Anda, sedangkan untuk aplikas web, Anda perlu mengunjungi situs yang menyediakan fasilitas RSS Feed Reader. Aplikasi desktop RSS Feed Reader yang tersedia sangat beragam, dikarenakan platform client yang mungkin berbeda-beda. Aplikasi desktop RSS Feed Reader pun tersedia dengan berbagai platform. Misalnya AmphetaDesk (http://www.disobey.com/amphetadesk) yang menyediakan AmphetaDesk untuk platform Windows, Mac, dan Linux. NewsGator dari http://www.newsgator.com bahkan menyediakan memampuan RSS Feed Reader yang terintegrasi dengan Outlook.

RSS – Really Simple Syndication

RSS pada artikel ini bukan merupakan singkatan dari Rumah Sangat Sederhana. Di dunia Internet, RSS dikenal sebagai sebuah teknologi yang dapat membuat Anda betah di “rumah”, dalam artian tidak selalu harus berselancar untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru.

FeedReader, aplikasi desktop RSS Feed Reader.

(Resource Description Framework) standar, sebuah model metadata dengan variasi format dan sintaks. Pada pengembangan selanjutnya, RSS dikenal dengan sebagai Rich Site Summary, dan akhirnya sejak RSS 2.0, RSS dikenal dengan Really Simple Syndication. Format RSS saat ini berkiblat pada skema XML yang juga digunakan oleh teknologi lain, seperti Ajax. Seperti juga teknologi-teknologi lainnya, RSS terus berkembang dan mulai diarahkan juga untuk mendukung aplikasi peer-to-peer (P2P), sehingga mengizinkan aplikasi client men-download fi le secara otomatis pada saat RSS Feed Reader mendeteksi content baru. Setidaknya hal ini telah dimulai oleh aplikasi P2P BitTorrent. Bagaimana RSS Feed dibuat agar dapat dibaca dan ditampilkan RSS Feed Reader? Dalam hal ini Anda perlu memahami XML, juga terdapat perbedaan format antara versi-versi RSS. Untuk itu, Anda perlu memperhatikan header dan elemen RSS Feed yang digunakan pada masing-masing versi RSS. Wala pun demikian, semua RSS Feed harus mengikuti standar XML v1. Bagi Anda yang belum mengenal XML, XML atau Extensible Mark-up Language merupakan suatu spesifi kasi format yang dikembangkan oleh W3C, yang memang dikhususkan untuk keperluan dokumen web.

XML menggunakan tag untuk menjelaskan content-nya, hal ini mirip dengan HTML (misalnya tag table, form, dan sebagainya pada HTML). Perbedaannya adalah pada XML Anda dapat membuat tag dengan nama yang Anda inginkan. Untuk memberi sedikit contoh dokumen XML yang membentuk RSS Feed, perhatikan kode berikut:

http://localhost/news/con toh1.php

Deskripsi berita Tue, 22 May 2007 07:15:12

GMT http://localhost/news/test. html#item03

Perhatikan bahwa kode XML di atas memiliki beberapa elemen/tag yang membentuk suatu data. Contohnya merupakan tag pembuka, dan ditutup dengan , di dalam tag tersebut dituliskan data lokasi berita yang dimaksud. Anda dapat juga menganalogikan dokumen XML dengan database, karena pada prinsipnya memang dokumen XML membentuk database (dengan tipe fi le teks) yang memiliki kolom dan baris. Kolom dalam hal ini adalah title, link, description, dan seterusnya. Dokumen XML di atas juga merepresentasikan satu baris/record data. Jika Anda ingin membuat data kedua, Anda dapat menuliskan dibawahnya dengan struktur yang sama, demikian seterusnya. Keunggulan dan kemudahan dari desain XML seperti contoh di atas adalah:

1. Menghasilkan data yang langsung dan jelas.

2. Dapat digunakan oleh Internet.

3. Mendukung penggunaan yang luas dari berbagai aplikasi.

4. Memudahkan pembuatan program yang membaca atau memroses dokumen XML.

5. Dokumen XML dapat disiapkan dengan cepat dan mudah. Dengan keunggulan dan kemudahan tersebut,

RSS dengan XML-based dapat dipergunakan pada berbagai kebutuhan. Selain membuatnya secara manual dengan text editor, Anda dapat juga menggunakan software dan tools yang tersedia di Internet untuk menciptakan RSS Feed. Contohnya adalah FeedForAll (http://www.feedforall. com), atau online tool seperti GoArticles, BlogStreet, Blog Harbor, dan lain-lain. Anda juga dapat menggunakan aplikasi web RSS Feed Reader. Beberapa penyedianya adalah My Yahoo (http://my.yahoo. com), Bloglines (http://www.bloglines.com), dan Google Reader (http://www.google. com/reader). Ambil contoh Google Reader. Jika Anda telah memiliki account e-mail Gmail, Anda dapat menggunakan username yang sama untuk mengakses Google Reader. Jangan lupa untuk mengaktifkan JavaScript enabled pada web browser yang Anda gunakan, agar fungsi-fungsi Google Reader berjalan. Baik aplikasi RSS Feed Reader berbasis web maupun desktop, harus memasukkan link sumber (link feed) pada aplikasi, agar content baru pada website bersangkutan dapat terbaca. Anda dapat memasukkan link feed secara manual, atau memasukkannya dari website yang bersangkutan. Umumnya website yang mendukung RSS, akan memiliki icon (umumnya bertuliskan RSS atau XML) yang dapat Anda klik, untuk kemudian memberikan pilihan untuk memasukkan link feed pada aplikasi RSS Feed Reader yang tersedia, Anda dapat memilih sesuai dengan aplikasi RSS Feed Reader yang Anda gunakan.

RSS Feed dan XML

Dari sisi developer website yang menyediakan fi tur RSS, Anda harus mengetahui secara lebih teknik mengenai RSS ini. Pada perjalanannya dari awal hingga saat ini, RSS memiliki berbagai versi, dimulai dari RSS 0.90 yang dibuat oleh Netscape. Pada saat itu, RSS dikenal sebagai RDF Site Summary. Penamaan ini berkaitan dengan ide draft pembuatannya yang menggunakan RDF

Google Reader, aplikasi web RSS Feed Reader.

Fungsi utama RSS adalah sebagai distribusi berita dan informasi, tetapi informasi seperti apa yang dapat diaplikasikan RSS? Banyak sekali ragam informasinya, yang tentunya akan menjadi nilai tambah bagi website Anda, jika fi tur RSS ini dapat menambah kenyamanan pengguna. Beberapa contoh penggunaan dan implementasi RSS adalah sebagai berikut:

1. Headline Berita.

Salah satu hal yang berbeda setiap hari adalah berita. Salah satu alternatif penyebaran berita dengan cepat hingga terbaca oleh Anda adalah melalui RSS.

2. Lowongan Pekerjaan.

Tidak dapat disangkal bahwa Internet merupakan salah satu sumber informasi bagi para pencari kerja, demikian juga sebaliknya. Perusahaan-perusahaan yang menyediakan lowongan kerja, mempercayakan Internet sebagai wadah untuk mencari kandidat-kandidat yang terbaik. Fitur RSS sangat membantu proses ini dengan mendistribusikan informasi mengenai lowongan pekerjaan pada pengguna.

3. Jual Beli Barang.

Menyerupai lowongan pekerjaan di mana terdapat supply dan demand dari dua pihak, jual beli barang di Internet juga melibatkan produsen dan konsumen yang saling membutuhkan. Tentunya menyenangkan bagi Anda, jika sebuah website menyediakan RSS sehingga Anda akan selalu mengetahui barang terbaru yang tersedia melalui RSS Feed Reader Anda.

4. Jadwal Transportasi.

Jasa transportasi merupakan salah satu jasa yang penting, dan tidak diragukan lagi sarana transportasi seperti kereta api, pesawat terbang, bis, dan lain-lain, sangat dibutuhkan masyarakat kota. Berita mengenai jadwal, delay, dan pengumuman lain yang dapat diedarkan melalui RSS akan menambah kredibilitas website penyedia informasi tersebut, ketepatan dan kecepatan update tentunya menjadi lebih urgent pada sisi ini.

5. Pendidikan.

Dunia pendidikan juga tidak lepas dari informasi, seperti pengumuman jadwal kuliah, libur, ujian, dan lain sebagainya.

6. Hiburan.

Salah satu bidang yang luas dan memberikan banyak kemungkinan untuk mengembangkan fi tur RSS untuk mendistribusikan berita hiburan. Berita dapat mengenai program televisi, fi lm, musik, permainan, atau suatu event. Masih banyak lagi contoh di mana Anda dapat menerapkan RSS pada website Anda.

Atom

RSS telah berkembang cukup pesat dan menandai kelahiran Atom, yaitu sebuah spesifi kasi syndication yang baru. Walaupun menimbulkan pro dan kontra dan perbandingan dengan RSS, bagaimanapun juga teknologi Atom ini hadir dengan tujuan memperbaiki kekurangan RSS. Kontra timbul karena Atom menggunakan spesifi kasi yang berbeda dengan RSS. Atom menggunakan sebuah format syndication yang juga XML-based, yang digunakan untuk web feed, dan Atom Publishing Protocol (APP) sebagai sebuah protokol HTTP-based untuk menciptakan dan meng-update website. Dengan perbedaan penggunaan dan masing-masing keunggulannya, baik RSS maupun Atom kini memiliki komunitasnya tersendiri.

Website dengan RSS

Dari sisi Anda sebagai pengguna, sekali lagi requirement yang dibutuhkan hanyalah sebuah RSS Feed Reader/News Aggregator, dan link URL dari RSS Feed yang bersangkutan. Sekali Anda memasukkan URL tersebut, maka RSS Feed Reader akan mengambil alih pekerjaan, dan selalu meng-update content dari link. Setelah Anda menentukan RSS Feed Reader favorit Anda, baik berupa aplikasi desktop atau aplikasi web, selanjutnya Anda tinggal mencari link atau RSS Feed yang ingin Anda masukkan. Proses memasukkan link ini umumnya disediakan secara otomatis oleh website yang memiliki fi tur RSS. Saat berselancar di dunia maya, Anda dapat memperhatikan apakah website favorit Anda menyediakan link RSS Feed. Hal ini dapat dengan mudah diketahui, karena umumnya website yang menyediakan RSS Feed menggunakan logo grafi k yang jelas untuk menandakan fi tur RSS. Logo tersebut umumnya bertuliskan RSS, XML, atau sebuah gambar gelombang radio. Anda akan merasakan kegunaannya, khususnya setelah Anda cukup banyak mendapatkan RSS Feed dari website-website tersebut, sehingga setiap hari Anda hanya perlu memantau RSS Feed Reader Anda untuk mengetahui informasi terbaru. Tidak seperti website yang pengunjungnya dapat di-tracking dengan mudah (misalnya dengan web counter yang menghasilkan jumlah pengunjung), RSS Feed memerlukan cara yang berbeda jika Anda ingin mengidentifi kasikan atau melakukan tracking terhadap pengguna. Salah satu cara tracking RSS adalah dengan menggunakan sebuah gambar transparan di dalam content, di mana gambar tersebut terhubung dengan server. Jumlah permintaan dapat diketahui dengan melihat log fi le pada web server. Selain itu, juga terdapat software pihak ketiga yang dapat memonitor request RSS Feed Anda. Data analisis disimpan dan disediakan oleh penyedia jasa tersebut. Apakah teknologi RSS ini suatu saat akan dapat menggantikan penggunaan email sebagai metode pengiriman content, mulai menjadi pembicaraan di kalangan profesional. Bagaimanapun, sejauh yang ditawarkan adalah kemudahan dan kenyamanan, metode apapun akan menjadi pilihan pengguna, dan RSS kini hadir sebagai salah satu alternatifnya._

Logo sebagai indikasi RSS.

_ http://www.rss pecifi cations.com/

_ http://www.whatisrss.com/

_ http://en.wikipedia.org/wiki/RSS_ (fi le_format)

Disadur dari www.pcmedia.co.id

Kategori:PHP
  1. 3 Juni 2008 pukul 21:40

    wuih..
    oke banget om postinganye..
    boleh ditaro ditempat ane kaga? (kalo untuk link penulis sih pasti ditulis om).

    salam kenal om!

  2. 10 Juni 2008 pukul 14:52

    silahkan..
    salam knal jg

  3. 2 November 2008 pukul 22:34

    goood………… goood………….. goood

  4. 21 Oktober 2009 pukul 23:22

    Kalau atom kelebihannya apa ya? Masih belum mengerti nih

  5. arema74
    4 Januari 2010 pukul 14:07

    nice post, keep writing good articles.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: