Beranda > CakePHP > Konsep Dasar CakePHP (bag II)

Konsep Dasar CakePHP (bag II)

Untuk melakukan instalasi CakePHP, dibutuhkan sebuah server yang memuat seluruh library dan program yang dibutuhkan untuk menjalankan CakePHP. Syarat yang harus dipenuhi dalam server itu adalah:

  1. Sebuah server HTTP (seperti Apache) dengan session enabled dan mod_rewrite(mod_rewrite ini lebih disukai dalam keadaan enabled)
  2. PHP 4.3.2 atau di atasnya (5.x)
  3. Database engine(MySQL, PostgreSQL, dan yang mendukung ADODB)

Setelah anda mendapatkan CakePHP dari chapter1 sebelumnya, sekarang letakkan file .ZIP atau bentuk file yang terkompres tersebut ke DocumentRoot/webroot anda. Kalau anda mengikuti memakai AppServ yang terinstal di C:\, maka dalam file httpd.conf apache biasanya sudah tersetting ke C:/appserv/www. Selanjutnya ada dua cara instalasi CakePHP: menggunakan development setup, yang mempersilahkan untuk melihat sekaligus beberapa aplikasi CakePHP dalam satu domain, atau dengan production setup, yang memperbolehkan satu aplikasi CakePHP dalam satu domain.

Sebelum mensetup Cake, pastikan mod_rewrite dalam httpd.conf Apache diperbolehkan. Caranya cari dalam folder instalasi Apache file conf/httpd.conf. Edit dengan notepad, hilangkan tanda pagar (#) di awal baris berikut:

 LoadModule rewrite_module modules/mod_rewrite.so

Pastikan juga agar Apache mengijinkan akses .htaccess override. Di file yang sama, cari kata-kata AllowOverride pada atau , set ke All, sehingga menjadi AllowOverride All.

Jika anda mengikuti langkah sebelumnya, untuk menginstal development setup anda tinggal mengekstrak ke folder /appserv/www. Sehingga nampak seperti berikut:


/appserv

/www

/cake

/app

/cake

/vendors

.htaccess

index.php

Ketikkan localhost/cake pada browser anda, maka anda akan mendapatkan tampilan seperti berikut:


(Perhatikan Your database configuration file is not present ! Pesan tersebut muncul karena memang sampai sejauh ini kita belum mengonfigurasi database apa yang aka digunakan. Harap sabar…)

Nantinya, jika mod_rewrite dalam keadaan enabled, maka URL anda akan berbentuk seperti ini:

www.example.com/cake/controllerName/actionName


/param1/param2

Contoh jika kita membuat Controller bernama ‘posts’, action-nya ‘edit’, dan parameter-nya adalah ‘1’ di localhost/cake, maka bentuk URL-nya: localhost/cake/posts/edit/1
(Sebenarnya ada beberapa cara lain untuk men-setup Cake ke dalam Web Server. Tapi untuk sementara kita pakai cara yang paling sering dan paling mudah digunakan dulu)

Kategori:CakePHP
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: