Beranda > PHP > Membelah Web Dengan PHP Function

Membelah Web Dengan PHP Function

Rasanya tidak lengkap mempelajari bahasa pemrograman tanpa mempelajari apa yang di sebut dengan function. pengertian dari function sendiri adalah sub program yang terpisah dan dapat digunakan secara berulang-ulang. ini pengertian saya sendiri kok, karena saya biasa menggunakan function, lebih untuk menyederhanakan pembangunan program.

Dalam PHP juga ada function, terus ada tidak procedure nya? perbedaan antara function dan procedure adalah nilai keluaran dan sub program tersebut. Misalkan jika sub program tersebut di lengkapi dengan return maka subprogram tersebut adalah function, karena mengembalikan sebuah nilai, sedangkan jika tidak mengembalikan apa-apa, artinya tidak ada keyword return maka subprogram tersebut adalah procedure. Ini hanya untuk membedakan kok, pekerjaan dilapangan akan berbeda-beda dan menuntut penggunaan yang bervariasi.

Kita akan membuat sebuah function sederhana dengan menggunakan function, saya hanya memberikan konsep dasar function saja, nanti bisa dikembangkan sesuai kebutuhan.

function cetak(){

$str="Belajar PHP dengan function";

return $str;

}

?>
Artinya function tersebut akan mengembalikan nilai berupa string. Tidak
ada paramater yang disertakan. Contoh diatas adalah function yang
paling sederhana. Jika dibuat menjadi procedure cukup dihilangkan
keyword return, ganti dengan perintah echo untuk mencetak, maka hal itu
bisa disebut dengan procedure. Cara menggunakannya bagaimana ?

cetak();
cetak();
cetak();
Sedangkan function dengan menggunakan parameter adalah sebagai berikut

 function tambah($a,$b){
return $a+$b;
}
Untuk menggunakannya bagaimana ? seperti dibawah ini
 echo tambah(10,90); // menghasilkan 100
echo tambah(18,50); // menghasilkan 68
Artinya penggunaan function akan menjadi lebih fleksibel, banyak kreasi
sehingga aplikasi yang dibuat menjadi lebih mudah dan cepat. Function
bisa diartikan sebuah proses, anda bisa menyatukan semua proses-proses
dalam sistem website anda dalam sebuah file yang berisi semua function,
dan munkin anda bisa membuat framework sendiri. Dalam WordPress juga
seperti itu kok. Jadi jika anda sempat, pelajari function, terlebih
anda akan mempelajari OOP.
semoga membantu.

Tutorial ini disadur dari : bimoweb.com


Kategori:PHP
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: