Beranda > PHP > Dasar Menggunakan Variable Luar dalam PHP

Dasar Menggunakan Variable Luar dalam PHP

Semua bahasa pemrograman komputer pasti mengenal apa yang disebut dengan variable. Termasuk dalam PHP. Yang membedakannya adalah cara mendefiniskan dan struktur penulisan. Dalam PHP terdapat 2 macam variable, yaitu variable php yang sudah terdefinisi (Predefined Variable) dan variable php yang belum terdefinisi. Sudah terdefinisi berarti nama variable php tersebut sudah ada dan ditanam dalam mesin PHP tersebut. Isinya juga sudah ada disana. Contohnya adalah $_SERVER yang berupa array, misalkan $_SERVER[’SERVER_ADD’] berisi alamat dari server yang menjalankan PHP tersebut. Sedang yang belum terdefinisi adalah variable yang dibuat oleh anda sendiri. Tapi bukan itu yang akan dibahas, tetapi..

Yang akan dibahas adalah variable PHP yang berasal dari luar PHP (waduh gimana ngomognya). Konsepnya tidak sulit kok, variable ini merupakan variable yang dikirim lewat form ataupun lewat URL. Contoh lewat URL adalah http://www.bimoweb.com/file.php?var=google. Yang dimaksud adalah seperti yang tertulis tadi. Ada nama variable var dengan isi berupa google. Tipe variablenya apa kalau begitu ? dalam PHP tidak ada type, PHP langsung mengenali apakah itu string atau integer (bilangan bulat) atau decimal. Sedang melalui form, bisa dilihat pada contoh berikut ini.

<form>
<input type="text" name="var" value="isivariable" />
</form>

Nama variable adalah var sedang isinya adalah “isivariable” (tanpa tanda kutip, tentunya). Nah bagaimana PHP menangkap/mencetak variable-variable tersebut?
Jika variable dari URL, bisa menggunakan:

<?php
echo $_GET["var"];
//– var adalah nama variable yang dikirim lewat URL,
//jangan menuliskan google, karena google adalah isinya.
//– kode diatas akan mencetak tulisan google
?>

Sedang jika melalui form, bisa menggunakan :

<?php
echo $_POST["var"];
//– var adalah nama dari text-input yang mengirimkan variable
//– kode diatas akan mencetak tulisan "isivariable" (tanpa tanda kutip)
?>

Jika menggunakan form, yang perlu diperhatikan adalah atribut nama dari input, textarea dan select yang ada didalam tag form. Sedangkan atribut id dari masing-masing elemen tersebut tidak usah begitu dihiraukan, kecuali anda bermain dengan HTML DOM. Jadi, dari studi kasus yang sederhana diatas yang membedakan adalah GET dan POST. Tetapi jika anda menggunakan $_REQUEST, semua variable dari URL atau dari Form bisa ditangkap. Misalkan begini :

<?php
echo $_REQUEST["var"];
//– tidak peduli dari URL atau form, script ini
//– tetap akan mencetak isi dari var.
//— artinya cara ini lebih serba guna
//— tetapi penggunaanya harus proporsional
//– kapan ? tergantung kasus yang dihadapi.
?>

Ini merupakan dasar menggunakan variable dalam PHP, bukan artikel yang sulit untuk dipelajari. Bagi yang sudah jago PHP, mohon jangan ditertawakan. Mungkin saja dibelahan lain dunia ini belum ada yang tahu tentang variable dalam PHP.

Tutorial ini disadur dari : Bimoweb.com

Kategori:PHP
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: