Mempercepat loading wordpress

14 Desember 2011 Tinggalkan komentar

Cara Pertama

Untuk mempercepat loading wordpress banyak langkah yang bisa di lakukan, kenapa perlu loading wordpress lebih cepat, karena loding dapat berpengaruh pada visitor, dan page rangking. Dengan loading worpdress yang lambat, visitor dapat saja meninggalkan blog kita, dan ini merugikan pemilik blog sendiri.

Banyak hal yang menjadi penyebab dan sebab yang mengakibatkan wordpress menjadi lambat loadingnya. Salah satunya penggunaan plugins yang berlebihan, banyaknya request http, dan lain lainnya. Disini saya kumpulkan cara mempercepat loading blog wordpress tanpa plugins yang saya kompilasi dari berbagai blog.

  1. Minimalisir Whitespace di kode PHP dan CSS
    Mengurangi whitespace di kode php dan css, bisa menggunakan software ketiga atau mengeditnya secara manual. Seperti cssFormating.
  2. Repair dan Optimasi Database
  3. Kita bisa mengoptimasi database dan repair dari phpmyadmin.
  4. Hapus Plugins Tidak Perlu
  5. Hapus Banner affliasi dari sidebar

Cara Kedua

Mempercepat loading blog wordpress dengan meminimalkan permintaan queri ke database.

Seperti kita ketahui WordPress adalah mesin blog yang dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL, sehingga setiap kali blog diakses maka akan terjadi permintaan queri ke database terlebih dahulu sebelum sebuah postingan atau yang lainnya ditampilkan ke pembaca. Semakin banyak permintaan queri ke database maka akan semakin lama waktu loading yang dibutuhkan.

Supayaloading blog menjadi lebih cepat, maka kita harus meminimalkan permintaan queri ke database (membuatnya menjadi static dalam waktu tertentu dalam bentuk cache), caranya bisa menggunakan plugin DB Cache Reloaded, W3 Total Cache, WP Widget Cache atau yang lainnya.

Walaupun mungkin sudah ada yang menggunakan plugin tersebut, kita masih bisa mengoptimalkannya lagi. Seperti kita ketahui sebenarnya ada beberapa permintaan queri yang bisa kita pangkas atau membuatnya menjadi static untuk selamanya (sesuai kebutuhan), seperti nama blog dan tagline atau diskripsi blog, carshet Content-Type blog, language_attributes, url feed blog, url xmlrpc, url file css, javascript dan lain-lain yang ada di file header.php yang ada di folder theme.

Berikut contohnya, untuk nama blog dan tagline kode akan ditulis seperti ini (tidak persis sama tergantung jenis themenya) :

PHP Code:

 

1    <h1 id="title"><a href="<?php bloginfo('url'); ?>/"><?php bloginfo('name'); ?></a></h1>
2    <div id="tagline"><?php bloginfo('description'); ?></div>

 

kode tersebut biasanya ditempatkan di file header.php yang ada di folder theme atau file header.php yang ada di folder template (seperti theme inove), theme lain malah ada yg ditempatkan di file functions.php, intinya cari tag H1 ini biasanya digunakan untuk judul blog dan diskripsi/tagline.Tag tersebut bisa kita buat menjadi static contohnya jadi seperti ini :

PHP Code:
1    <h1 id="title"><a href="http://domainanda.com"/>Nama Blog Anda</a></h1>
2    <div id="tagline">Diskripsi/Tagline Blog Anda</div> 

Sesuaikan dengan url blog, nama blog dan diskripsi blog anda.Untuk language_attributes, carshet Content-Type, url feed blog, url xmlrpc, url file css, javascript dan lain-lain biasanya kodenya tertulis seperti ini (dinamic ) :

PHP Code:
1    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
2    <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" <?php language_attributes('xhtml'); ?>>
3    <head profile="http://gmpg.org/xfn/11">
4    <meta http-equiv="Content-Type" content="<?php bloginfo('html_type'); ?>; charset=<?php bloginfo('charset'); ?>" />
5    <link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="<?php _e('RSS 2.0 - all posts'); ?>" href="<?php bloginfo( 'rss2_url' ); ?>" />
6    <link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="<?php _e('RSS 2.0 - all comments'); ?>" href="<?php bloginfo('comments_rss2_url'); ?>" />
7    <link rel="pingback" href="<?php bloginfo('pingback_url'); ?>" />
8    <style type="text/css" media="screen">@import url( <?php bloginfo('stylesheet_url'); ?> );</style>
9    atau
10    <link rel="stylesheet" href="<?php bloginfo('stylesheet_directory'); ?>/stye.css" type="text/css" media="screen" />
11    <script type="text/javascript" src="<?php bloginfo('template_url'); ?>/javascript.js"></script>
Dibuat static menjadi seperti di bawah ini (jangan lupa dibackup dulu code aslinya atau sekalian satu file utuh untuk berjaga-jaga ada kesalahan penulisan) atau bisa dicoba di server lokal :
PHP Code:

1    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
2    <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr" lang="en-US" xml:lang="en-US">
3    <head profile="http://gmpg.org/xfn/11">
4    <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8" />
5    <link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="RSS 2.0 - all posts" href="http://domainanda.com/feed" />
6    <link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="RSS 2.0 - all comments" href="http://domainanda.com/comments/feed" />
7    <link rel="pingback" href="http://domainanda.com/xmlrpc.php" /> <style type="text/css" media="screen">@import url( http://domainanda.com/wp-content/themes/folderthemeanda/style.css);</style>
8    atau
9    <link rel="stylesheet" href="http://domainanda.com/wp-content/themes/folderthemeanda/style.css" type="text/css" media="screen" />
10
11    <script type="text/javascript" src="http://domainanda.com/wp-content/themes/folderthemeanda/namafilejavascriptanda.js"></script> 

Kode tersebut bisa dicek dengan melihat source code blog masing-masing silahkan disesuaikan. Untuk url feed juga bisa langsung diganti dengan url feedburner anda.

Selain di file header.php di bagian footer dan sidebar juga ada coding php yang sifatnya dinamic (queri sql ke database) seperti nama blog, url rss, Subscribe to RSS, email feed dan lain-lain. Bahkan beberapa plugin yang kita gunakan bisa kita buat static seperti url css, javascript dan lain-lain dan bisa dikombine jadi satu file, disamping mengurangi queri ke database juga untuk mengurangi http request. Kalaupun masih menggunakan plugin semisal DB Cache dan sejenisnya maka permintaan queri cachenya akan menjadi minimal, karena sebagian besar sudah kita buat jadi static, sehingga beban server juga makin berkurang.

Source :

http://mandailingnatal.com/2011/07/08/mempercepat-loading-wordpress.php

http://www.forumkami.net/forum-wordpress/52755-cara-mempercepat-wordpress.html

Kategori:PHP

Features of BlackBerry WebWorks

Informasi Gempa melalui YM (yahoo messenger)

25 Februari 2010 1 komentar

Disaat kita butuh informasi terjadinya gempa di indonesia, kita bisa mengakses situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (www.bmg.go.id), atau menambahkan add-on earthquake alert pada browser firefox kita.  Iseng-iseng saya bikin fitur bot sbg alternatif untuk memudahkan mendapatkan informasi gempa di indonesia, yang dapat diakses melalui aplikasi Yahoo Messenger (YM).

Screenshoot nya :

Informasi gempa via YM

Cara penggunaan :

  1. PM / Chat id : gempainfo (melalui YM anda)
  2. Ketik salam apa saja, misal hello, hai, info, dsb
  3. Tunggu beberapa saat.., gempa info mengambil data gempa terakhir
  4. Selanjutnya gempainfo akan merespon salam anda tsb dengan informasi gempa terakhir yg terjadi.

Note :
- Anda bisa add id gempainfo, agar id gempainfo masuk ke dalam contact list YM anda, gempainfo secara otomatis akan menerima (accept) request anda.
- Informasi data gempa diambil dari situs BMG (www.bmg.go.id)

Semoga bermanfaat.

Kategori:PHP

Installing BlackBerry Enterprise Server (BES) untuk IBM Lotus Domino

22 Februari 2010 Tinggalkan komentar

Sebelum melakukan implementasi, ada baiknya saya overview sedikit ttg BES dan Lotus Domino ini. BES atau singkatan dari BlackBerry Enterprise Server merupakan salah satu produk dari RIM (Research In Motion) yg diperuntukkan buat kalangan Corporate. BES ini adalah software tangguh yang bertindak sebagai tautan terpusat antara perangkat nirkabel, aplikasi perusahaan dan jaringan nirkabel. BES dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan organisasi pemerintah, software ini menghadirkan arsitektur yang terbukti aman, terbuka bagi komunikasi nirkabel yang meluas secara global dan data-data perusahaan bagi para pengguna smartphone.

Berikut beberapa keunggulan BES yg lain :

Fitur Keamanan Canggih — BlackBerry Enterprise Server memberikan enkripsi Advanced Encryption Standard (AES) dan Triple Data Encryption Standard (Triple DES) menyeluruh yang menjamin kerahasiaan dan integritas informasi yang dikirim secara nirkabel dari balik firewall ke perangkat nirkabel di lapangan. Dengan dukungan lebih dari 450 kebijakan dan perintah TI nirkabel over-the-air yang memungkinkan para administrator TI untuk melakukan pengaturan keamanan secara nirkabel, BlackBerry Enterprise Server memenuhi persyaratan-persyaratan TI paling ketat sekalipun.

Penyebaran dan Manajemen Sederhana — BlackBerry Enterprise Server membantu meningkatkan produktivitas TI dan mengurangi biaya tambahan administratif dengan mengaktifkan kendali dan manajemen terpusat, termasuk kemampuan administrasi berbasis peran dan kelompok.

Aplikasi Bisnis — BlackBerry Enterprise Server merupakan platform nirkabel terkemuka untuk email nirkabel, Personal Information Management (PIM), pesan instan (IM) dan data-data perusahaan lainnya. Dengan mayoritas pelanggan mengakses konten non-email content ketika berada di lapangan, BlackBerry Enterprise Server terbukti dalam memberikan lebih dari sekedar email kepada para pengguna smartphone.

Penghematan biaya — Dapat mendongkrak investasi dalam hal aplikasi maupun infrastruktur dan mengurangi Total Cost of Ownership (TCO). Protokol-protokol dan alat-alat pengembangan berbasis standar ada di dalam BlackBerry Enterprise Server sehingga bisa mendongkrak investasi teknologi yang ada.
Baca selengkapnya…

Kategori:PHP

Tips Sembunyikan Drive HD di Windows XP

29 November 2009 1 komentar

Kadang kita ingin menyembunyikan salah satu drive hard disk agar orang lain tidak mengetahui adanya drive tersebut. Berikut ini adalah salah satu tips untuk menyembunyikan drive hard disk PC yang menggunakan OS windows xp.

  1. Buka Start Menu | Run | ketik diskpart lalu tekan Enter.
  2. Jendela DOS akan terbuka, ketik list volume lalu tekan Enter.
  3. Untuk menyembunyikan Drive E misalnya, pilih dulu volumenya, ketik select volume 3 lalu tekan Enter.
  4. Ketik remove letter E lalu tekan Enter (untuk menyembunyikan Drive E, misalnya).
  5. Untuk memunculkan kembali Drive E, pilih dulu volumenya (mis, select volume 3) lalu ketik assign letter E lalu tekan Enter.
  6. Ulangi cara di atas bila ingin menyembunyikan drive C, F, dan sebagainya. Cara ini memungkinkan kita menyembunyikan beberapa drive sekaligus dalam satu waktu.

Notes :

  1. Sebaiknya Drive C (tempat sistem operasi Windows berada) tidak disembunyikan.
  2. Setelah melakukan hal ini, terkadang komputer perlu di-reboot. Jangan khawatir soal data, karena data dalam harddisk yang disembunyikan tetap sama dan tidak hilang
Kategori:PHP

Server to Server Transfer

25 November 2009 2 komentar

Server  to  Server  Transfer 2  atau  SST  adalah sebuah  kelas  PHP  yang dapat digunakan untuk memindahkan sebuah file dari suatu server ke server.


Proses pemindahan  berlangsung dengan  memanfaatkan protokol  HTTP (melalui  GET request), setelah data berhasil  didapatkan maka selanjutnya data  akan disimpan dalam bentuk  sebuah file  dalam komputer  lokal.  Jadi untuk dapat memanfaatkan SST, anda  diharuskan memasang  skrip ini   pada komputer  tujuan file yang akan anda pindahkan.

Adapun kebutuhan  dari komputer  tempat skrip  ini dijalankankan  adalah sebagai berikut:
1.  Menggunakan Linux/Windows
2.  Memiliki PHP Interpreter versi 4 atau lebih.
3.  PHP telah di setting untuk mengijinkan Remote File Access
(setting “allow_url_fopen” = true)

Instalasi
———

1. Copy lah skrip sst.php, downloader.php dan script.inc.php ke direktori yang diinginkan
2. Panggil sst.php dengan menggunakan browser.

Catatan
——-
1. Ukuran maksimum dari file yang akan dipindahkan adalah 5*1048576 (5MB) – Ukuran maksimal file yang bisa dipindah bisa diubah di file “downloader.php”
2. SST 2 dapat bekerja dengan “redirection” URL.
3. SST 2 dapat bekerja dengan URL yang menggunakan username & password.

Download script disini

source : fuad.web.id

Kategori:PHP

Menyingkat Syntax IF (di PHP)

19 Oktober 2009 Tinggalkan komentar

Sebagai programer, tentu seringkali dihadapkan pada penggunaan syntax IF. Dimana IF construct tersebut digunakan untuk mengatur alur logika program. Jarang sekali ditemukan aplikasi yang tidak menggunakan syntax ini. Wajib ada kayak nya deh..
Umumnya IF construct dalam PHP adalah sebagai berikut :

if (expr1) {
// pernyataan jika expr1 true
} else if (expr2) {
// pernyataan jika expr2 true
} else {
// pernyataan jika expr1 dan expr2 false
}

Contoh penggunaan:

if ($status = ’0′)
echo ‘Guest’;
else
echo ‘Member’;

Dari contoh tersebut, dibutuhkan 4 baris untuk menghasilkan output “Guest” atau “Member”

Ok, tanpa panjang kata.., kita akan menyingkat syntax IF tersebut, menjadi sbb :

echo $status == ’0′ ? ‘Guest’ : ‘Member’;

Cukup simple bukan ?..hanya satu baris saja untuk menghasilkan output yang sama.., bandingkan dengan 4 baris sebelumnya.

Syntax nya :
echo expr ? ‘value if true’ : ‘value if false’;

Jika ingin simpan variable :
$var = expr ? ‘value if true’ : ‘value if false’;

Simple, Hemat dan Mudah…:)

Kategori:PHP
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.